Postingan

MAPABA PMII Pertamaku: Dari Materi ke Makna, Dari Lelah ke Kesadaran

Gambar
Beberapa waktu lalu pada tanggal 06 Oktober 2024 aku ikut MAPABA PMII — singkatan dari Masa Penerimaan Anggota Baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Awalnya kupikir acaranya bakal santai, ternyata cukup padat dan penuh materi. Tapi seru kok, apalagi karena ini pengalaman pertama ikut organisasi. Selama MAPABA, kami menerima berbagai materi dari para senior dan pengurus PMII. Jujur saja, perasaanku campur aduk. Pagi masih penuh semangat, siang mulai terasa lelah, dan sore hari rasa jenuh mulai datang 😅. Meski beberapa sesi membuat kepala terasa penuh dan mata hampir terpejam 😂, semua materi ternyata saling berkaitan dan penting untuk dipahami sebagai calon anggota baru PMII. Berikut materi dan pemateri yang menyampaikan: --- 📜 Sejarah Singkat PMII PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) lahir pada 17 April 1960. Organisasi ini lahir dari kegelisahan mahasiswa Islam yang ingin punya ruang gerak sendiri: 👉 tetap berlandaskan Islam, 👉 berpikir kritis sebagai mahasiswa, ...

Belajar Adat Itu Seru: Praktik Adat Perkawinan Melayu di Mata Kuliah Adat Istiadat

Gambar
Di pertemuan mata kuliah Adat Istiadat Melayu bersama dosen pengampu kami, Bapak Tengku Mahesa Khalid, MM, kami melakukan praktik tentang adat perkawinan Melayu. Jujur, ini salah satu pertemuan paling seru dan paling berkesan karena kami benar-benar mempraktikkan prosesi adatnya, bukan hanya teori. kami belajar bahwa adat itu bukan sekadar aturan, bukan hanya budaya turun-temurun — tapi ia adalah cerminan budi, martabat, dan identitas orang Melayu . Awalnya aku pikir praktik seperti ini bakal formal atau kaku, tapi ternyata suasananya penuh tawa, kagum, dan momen “ohhh ternyata begini!”. Dan dari situ aku baru sadar kalau adat itu sesederhana cara kita menghormati dan memuliakan orang lain. 💍 Perkawinan Melayu: Bukan Hanya Acara, Tapi Adab Pak dosen pernah bilang: “Dalam adat Melayu, pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang, tetapi dua keluarga, dua martabat, dan dua harga diri.” Dan benar. Saat mulai mempraktikkan langkah demi langkahnya, pelan-pelan aku paham bahwa setiap ge...

Cerita di Balik Kamera Handphone: PBAK 2025

Gambar
Tahun 2025 ini jadi pengalaman baru buatku, karena untuk pertama kalinya aku terlibat sebagai panitia PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) di kampus. Rasanya masih jelas teringat, tahun lalu aku berada di posisi mahasiswa baru, sedangkan tahun ini aku sudah berdiri di sisi lain — sebagai panitia dokumentasi yang bertugas mengabadikan setiap momen penting. Tapi bukan dengan kamera profesional — semua momen kuabadikan hanya lewat kamera handphone. Meski sederhana, setiap jepretan punya cerita, dan dari sanalah kisah ini bermula. Dan ini benar-benar pengalaman pertamaku ikut dalam kepanitiaan sebesar ini, dan jujur, rasanya campur aduk antara senang, gugup, dan penasaran. Kegiatan PBAK 2025 dilaksanakan pada 12 September 2025, berlangsung selama dua hari satu malam untuk mahasiswa baru, sementara kami para panitia sudah mulai sejak sehari sebelumnya — jadi total tiga hari dua malam di kampus. Sejak dinyatakan lolos sebagai panitia, kami mulai menjalani rapat dan pembagian t...

Harapan di balik Wisuda 2025

Gambar
Beberapa hari setelah acara yudisium, tepatnya pada Kamis, 16 Oktober 2025, kampus kembali menggelar momen besar: Wisuda 2025 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel The Zuri Dumai. Kali ini, aku hadir bukan sebagai penampil, tapi sebagai relawan yang membantu kelancaran acara. Sejak pagi suasana hotel sudah ramai. Para wisudawan berdatangan dengan wajah penuh semangat, mengenakan toga dan selendang kebanggaan mereka. Aku berada di dalam area hotel, tepat di dekat pintu masuk menuju ballroom, tempat para wisudawan bersiap untuk masuk ke ruangan. Saat iringan kompang mulai terdengar, suasana mendadak berubah haru. Langkah demi langkah mereka menuju ballroom terasa penuh makna—sebuah perjalanan panjang yang akhirnya sampai pada puncaknya. Dari tempatku berdiri, aku bisa melihat senyum, tawa kecil, dan bahkan beberapa wajah yang menahan air mata bahagia. Di momen itu, aku ikut terbawa suasana. Ada rasa bangga sekaligus haru menyaksikan para wisudawan melangkah dengan tegap, diiringi doa dan ...

Pengalaman Pertama Jadi Penari Kreasi di Yudisium 2025

Gambar
Tahun 2025 ini jadi pengalaman baru buatku, karena untuk pertama kalinya aku ikut terlibat sebagai relawan tari kreasi di acara yudisium kampus. Awalnya cuma iseng daftar, entah akan terpilih atau tidak dalam seleksi, tapi ternyata alhamdulillah terpilih. Rasanya campur aduk—antara senang, gugup, dan penasaran seperti apa nanti prosesnya. Latihan mulai dilakukan beberapa bulan sebelum acara, namun intensitasnya hanya 1–2 kali dalam seminggu. Jujur, rasanya cukup menantang ketika menyadari bahwa acara yudisium tinggal beberapa minggu lagi, sementara gerakannya sangat energik dan membutuhkan kekompakan tinggi.  Terkadang latihannya juga bentrok dengan kegiatan aku sama yang lain, tapi mau tidak mau harus pandai membagi waktu dan menjaga komitmen antara keduanya. Meski lelah, suasana latihan selalu penuh tawa. Kadang ada yang salah gerakan, saling bertabrakan, atau lupa urutan gerakan—tapi justru dari situ muncul rasa kebersamaan. Setiap latihan membawa cerita baru, dari yang serius s...

Komunikasi dalam Perspektif Islam: Telaah Ayat dan Hadis

Gambar
Dalam perspektif Islam, komunikasi bukan hanya sekedar persoalan menyampaikan pesan, tetapi juga merupakan sarana spiritual dan sosial yang sangat penting. Proses komunikasi yang baik berkontribusi terhadap pembentukan akhlak, keharmonisan sosial, serta penguatan iman. Islam menekankan pentingnya menjaga lisan, berbicara dengan santun, dan menyampaikan kebenaran secara hikmah. Melalui ayat Al-Qur’an dan hadis, umat Islam diajarkan bahwa setiap ucapan mengandung tanggung jawab moral dan spiritual yang akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat. Ayat Al-Qur’an dan Hadis Terkait Komunikasi Ayat Al-Qur’an: Surah Ibrahim ayat 24 "أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلٗا كَلِمَةٗ طَيِّبَةٗ كَشَجَرَةٖ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٞ وَفَرْعُهَا فِي ٱلسَّمَآءِ" “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit.” (QS. Ibrahim: 24) Hadis Nabi ﷺ: Riwayat Bukhari dan Muslim "مَ...

Komunikasi sebagai Proses Dinamis, Sistematik, dan Simbolik dalam Kehidupan Sehari-hari

Gambar
Komunikasi adalah sebuah proses yang sangat dinamis, tidak statis, dan terus berkembang seiring dengan perubahan zaman. Dalam kehidupan sehari-hari, kita terus-menerus terlibat dalam komunikasi, baik secara langsung maupun melalui berbagai media. Komunikasi ini tidak hanya berlangsung dalam bentuk percakapan tatap muka, tetapi juga melalui pesan teks, media sosial, atau bahkan melalui simbol-simbol yang kita lihat dan dengar. Sebagai contoh, dalam interaksi saya di kampus, saya sering berkomunikasi dengan teman-teman melalui grup WhatsApp. Di sini, komunikasi bukan hanya terbatas pada kata-kata yang kita kirimkan, tetapi juga pada cara kita mengirimkan pesan tersebut. Emotikon, gambar, atau gaya penulisan memiliki makna tersendiri yang memengaruhi pemahaman orang lain. Makna dalam komunikasi sangat bergantung pada konteks dan medium yang digunakan. Sebuah pesan yang tampaknya sederhana seperti “OK” bisa memiliki arti yang berbeda tergantung pada penulisan dan ekspresi yang menyertainya...